Pemasangan Bench Mark

 

  1. Pemasangan patok beton tambahan apabila BM (Bench Mark) yang ada pada setiap bangunan rusak / hilang (setiap bangunan yang ada mempunyai BM).
  2. Mengukur kembali semua ketinggian patok BM yang ada dan mengikatkan BM yang baru (x, y, z). Pelaksanaan pengukuran harus mengikuti standar perencanaan irigasi PT – 02 (bagian “pengukuran trace saluran”).
  3. Membuat daftar (register) BM lama dan baru serta membuat peta lokasi posisi dan ketinggiannya (x, y , z) serta sket peta lokasinya. Lokasi dan elevasi BM sebagai titik referensi, harus dicantumkan dalam daftar BM. Setiap perbedaan dalam elevasi dan koordinat BM lama dan baru harus dijelaskan dalam bab laporan mengenai survey dalam laporan akhir
  4. Pembuatan BM beton harus mengikuti spesifikasi yang dituangkan dalam Standar Perencanaan Irigasi PT – 02 (bagian “pengukuran trace saluran”). Pemberian tanda pengenal pada BM harus mendapat persetujuan tertulis dari Direksi Pekerja Konsultan harus bertanggung jawab terhadap pemasangan BM baru.

No comments:
Write komentar